Ketika cinta tak menjadi yang utama

Coba deh,
ga punya pacar (cuma punya gebetan doang ^^)
dan banyaaaaak teman…..

Rasanya hidup lebih bahagia

Karna cinta lahiriyah terhadap lawan jenis, akan lebih indah jika diberikan kepada yang berhak menurut hukum dan agama…
Yakni suami/istri, bukan ‘sekedar pacar’ yang besok berpisah pun ga masalah

Asyik kan, bertanya-tanya, kelak jika tiba saatnya akan menikah,
‘Siapakah ya kira-kira yang akan menjadi pendamping saya?’

Seru dan lucu
Takkan takut salah pilih, karna selalu meminta kepada Allah untuk diberikan yang terbaik
Dan Allah akan selalu mengabulkan doa setiap hambaNya
Kalau saya sih, percaya aja🙂

8 Tanggapan so far »

  1. 1

    agus said,

    ah- pertamas (lagi) ;))

  2. 2

    agus said,

    semoga lekas mendapatkan sang pangeran-

    -ditunggu undangannya😀

  3. 3

    mybrainsgrowell said,

    aku tau kok win, umur emang gak pernah bisa bohong. gyahaha…

  4. 4

    amru said,

    Hmmmm….. *no comment ajah..

  5. 5

    rifqi said,

    numpang lewat tapi ga numpang komen, soalnya ngomongin nikah *ga tau, masih kecil* :p

  6. 6

    Noe said,

    win, enaknya ta’aruf aja..jgn pacaran😀, kata akbar kan begitu ;;)

  7. 7

    amaliasolicha said,

    🙂

  8. 8

    crizosaiii said,

    wah, mellow meneh..😀
    emang neh, umur makin mendesak yakk??😛


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: