Berbuka puasa di langit Indonesia

Semenjak tinggal jauh dari orangtua, sudah tak terhitung berapa kali saya mudik menggunakan pesawat udara. Tapi rasanya baru kali ini kepulangan saya bertepatan dengan waktu berbuka puasa. Bagi saya ini sangat istimewa. Kenapa??Pertama, selama didalam pesawat yang terus bergerak, kita tidak dapat memastikan di atas kota atau wilayah mana nantinya kita akan berbuka puasa. Kedua, tentu saja, tidak semua orang mendapatkan kesempatan ini.

Pukul 17.30 pesawat memasuki wilayah Lampung. Dibawah sana terlihat garis pantai pulau Sumatera. Di Bali atau Surabaya, saat ini mungkin sudah memasuki waktu berbuka. Di sebelah kiri saya matahari memancarkan bias kemerahan. Lapisan awan tipis membatasi pandangan saya ke tanah Sumatera. Saya, di atas awan dan bersanding dengan matahari, sungguh senja yang teramat indah.

Sembari menunggu saya melanjutkan membaca Edensor, buku ketiga dari tetraloginya Laskar Pelangi karangan Andrea Hirata. Subhanallah, buku ini benar-benar menggugah semangat. Selain itu buku ini mengingatkan saya tentang mimpi saya. Saya ingat sekali, saat itu saya sedang makan nasi goreng dengan seorang teman. Saat itu saya berjanji dua hal pada diri saya:
1. Saya harus jadi orang kaya
2. Saya akan ke Paris
apapun alasannya, bagaimanapun caranya!

Pukul 18.00 kapten pesawat memberikan pengumuman bahwa saat ini kami berada di atas kota Batam dan sudah tiba saatnya berbuka.
Sekali lagi, Subhanallah… Walaupun bagi saya makanan pesawat seperti ransum (karena ditutup dengan alumunium foil), tapi tetap saya, nikmat yang Allah berikan ini sangat istimewa… ^_^

6 Tanggapan so far »

  1. 1

    alle said,

    deu,.. yang naek garuda…🙂

  2. 2

    Dewi said,

    alle

    aah..biasa aja Le…, kan buat seterusnya naek AirAsia,hwehehe… hikz T_T

  3. 3

    krisosa said,

    hehee.. pengalaman asik neh!

  4. 4

    Edensor?sumpah keren banget yaa…

    abis baca itu saya juga langsung bikin mission-statement baru niy😛

  5. 5

    ke paris? mungkin kita bakal ketemu kalo liverpool kontra paris-sg. tataplah aku yang sedang mengatur serangan di lapangan dari tribun penonton😛

  6. 6

    amru said,

    wah ane jg punya cita2 pengen ke perancis.. tapi tahun depan ane ke singapore dulu deh.. ayo.. siapa yang mo ikutan..
    klo ke paris ane sering sih (parang tritis) tp klo paris-nya perancis ane lom pernah… hehehe
    ane doain deh jadi orang kaya tapi klo dah kaya jgn lupa ama temen2 dunks


Comment RSS · TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: