Budaya dari Film Korea

Oktober 27, 2008

Saya baru saja nonton serial Korea, yang pernah juga diputar di Indosiar, judulnya 18 vs 29. Ceritanya mengingatkan saya pada serial Korea lain yang berjudul Fullhouse. Tapi disini yang ingin saya tulis bukan mengenai jalan cerita film-film tersebut, melainkan kebiasaan atau budaya yang ada di dalam film tersebut.

Satu hal yang paling saya perhatikan adalah budaya menyikat gigi sebelum tidur. Bukan sekali atau dua kali, tapi ada banyak adegan menyikat gigi. Sepele mungkin, bahkan terlihat  biasa saking seringnya. Tapi yang luar biasa adalah efeknya. Mengajarkan kebiasaan yang sangat baik kepada penonton.
Selain itu ada budaya yang sangat saya sukai, yaitu walau di film tersebut tokoh utamanya adalah artis, yang notabene kaya raya, tetap saja istri dan suami yang mengerjakan urusan rumah tangga. Pagi-pagi makanan sudah terhidang. Mencuci dan membersihkan rumah, dilakukan istri atau suami.
Terlepas dari biaya pembantu di Korea yang -mungkin- mahal, bandingkan dengan sinetron Indonesia, kaya dikit langsung pake pembantu, perintah sana perintah sini. Belum pembantunya jahat, atau majikannya yang kejam.

Satu lagi film yang saya tonton adalah Beautiful. Masih dari Korea juga, tapi berupa cerita lepas. Menceritakan tentang seorang wanita cantik, dan bagaimana kecantikannya tersebut pada akhirnya malah menjadi bumerang baginya. Selesai menonton cerita tesebut saya tak henti-hentinya bersyukur tidak terlahir cantik rupawan seperti artis-artis ibukota.

Pesan moral dan budaya yang ditampilkan film-film tersebut ditampilkan dengan sederhana, tetapi terasa sangat mengena.

Butuh komitmen yang kuat, butuh otak yang tidak melulu berpikir tentang rating dan keuntungan, butuh niat yang luar biasa untuk membuat film yang dapat memberi pelajaran -bukan sekedar hiburan.

Harus optimis bahwa sineas muda Indonesia akan mampu menghasilkan film-film yang luar biasa!


Sendratari Ramayana

Mei 12, 2008

Mari bersama-sama nonton Sendratari Ramayana

12 Mei 2008, jam 7.30 – 9.30 @ Panggung Terbuka Candi Prambanan

HTM : IDR 15000

Langsung hubungi hp saya ya..

Tiada kesan tanpa kehadiranmu (haiyaah, kayak tulisan di undangan ultah pas esde dulu.. wkwkwk)


Ayat Ayat Cinta

Maret 9, 2008

Ada yang sudah nonton Ayat-Ayat Cinta??

Ayat Ayat Cinta

Saya sudah. Saya bertanya kepada beberapa teman bagaimana pendapat mereka tentang film ini. Tentu ada yang pro dan ada juga yang kontra. Ada yang bilang bagus, ada yang bilang keburu males nontonnya, ada yang bilang Subhanallah, ada juga yang bilang terlalu banyak porsi cintanya.

Baca entri selengkapnya »


Ayo Get Married!!!

Oktober 28, 2007

Get Married

Wajib tonton!!!

Ga usah mikirin pilemnya kenapa begini, kenapa begitu, kenapa masih menjual mimpi, ato kenapa-kenapa lainnya..

Beli tiket bioskop, siapin snack, duduk santai, n nonton!!

nb: jangan lupa bawa teman-teman, siap-siap untuk ngakak bareng!! ^o^