Wanita(2)

Dia berkata lagi,
“Anggaplah kamu adalah cinta, dan cinta itu tak pernah salah”.
“Perempuan adalah cinta, lahir, hidup dan mati untuk cinta”.
“Namun engkau, mencintai untuk ditinggalkan. Angkuh, butuh dimengerti, tapi tak mau mengakui. Ingin dipilih dan juga ingin memilih”

Tapi aku tak setuju,

“Karna cinta adalah ilusi. Ia adalah bintang. Telah mati. Hanya tinggal cahaya, yang perlu berjuta tahun untuk sampai ke bumi”.

9 Tanggapan ke “Wanita(2)”

  1. ferdi Berkata:

    MERDEKA!!

  2. bedjho Berkata:

    Dari dulu seperti itulah cinta …
    Deritanya tiada pernah berakhir …

    :D

  3. adi wirawan Berkata:

    Maka suatu saat, sang lelaki berkata derau kepada sang wanita
    maukah kau mampir sebentar untuk meninjau
    untuk sekadar bersua dan mengucap, “beli satenya 5 tusuk dibungkus…”

  4. caknun Berkata:

    Kalau bicara cinta, pasti banyak yang kasih komen. Kayaknya fasih banget bicara cinta

  5. nyamukbingung Berkata:

    hoho sedang termellow-mellow rupanya nda..?

  6. fajar2908 Berkata:

    “cinta itu tak pernah salah?!?!?!?!” Sadar neng, hanya Allah Swt. yang tak pernah salah…

  7. dian Berkata:

    oooh gitu yach… hahaha

  8. amru Berkata:

    terserah lah wind…. setuju ngga ya???? , tapi yang jelas pengen omeletnya dunk…

  9. Ardhanareshwari Berkata:

    #adi wirawan:
    “…jangan lupa sambelnya ya…”

    #fajar2908:
    lho.. coba dihayati dulu… bukan saya lho, yang bilang gitu ^^

    #amru:
    mari kapan kita masak omelet bareng2, yummy bgt lho Ru :)

Tinggalkan Balasan